Israel mengumumkan telah menghancurkan fasilitas bawah tanah utama milik Hizbullah di Majdal Zoun, Lebanon selatan. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan terowongan sepanjang lebih dari 200 meter itu digunakan untuk menyimpan senjata, merakit drone buatan Iran, serta memiliki jalur peluncur yang mengarah ke wilayah Israel. Operasi tersebut disebut telah lebih dulu diberitahukan kepada Amerika Serikat.
Namun, operasi ini langsung memicu kecaman dari Hizbullah karena dilakukan hanya dua hari setelah kesepakatan keamanan antara Israel dan Lebanon yang dimediasi AS. Pemimpin Hizbullah Naim Qassem menyebut perjanjian itu sebagai bentuk penyerahan diri kepada Israel dan menegaskan kelompoknya akan terus melakukan perlawanan bersenjata.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati Narator: Arini Kusuma Jati Video Editor: Arini Kusuma Jati Produser: Arini Kusuma Jati