:

Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.300 Orang, WHO Sebut "Silent Killer"

3 hari lalu

Gelombang panas ekstrem di Eropa dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.300 orang sejak 21 Juni 2026. WHO menyebut suhu tinggi yang memecahkan rekor di  berbagai negara sebagai "silent killer" karena memicu banyak korban tanpa disadari, demikian mengutip BBC.

Perubahan iklim disebut membuat gelombang panas ekstrem kini semakin sering melanda negara-negara Eropa, demikian menurut kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Kasus terbaru juga berkaitan dengan desain rumah dan bangunan publik di Eropa. Apa alasannya?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis naskah: Salsabila Suseno
Video editor: Salsabila Suseno
Produser: Akhmad Muawal Hasan

#Peristiwa #Bencana #Eropa #WHO #CuacaEkstremEropa #GelombangPanas #HeatStroke #PanasEkstrem #CuacaPanas #PanasEsktrem #Jerman #Perancis #Eropa #PerubahanIklim #PemanasanGlobal #GlobalWarming

Music: Beatles Unite - Rachel K Collier

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke