Gelombang panas ekstrem di Eropa dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.300 orang sejak 21 Juni 2026. WHO menyebut suhu tinggi yang memecahkan rekor di berbagai negara sebagai "silent killer" karena memicu banyak korban tanpa disadari, demikian mengutip BBC.
Perubahan iklim disebut membuat gelombang panas ekstrem kini semakin sering melanda negara-negara Eropa, demikian menurut kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Kasus terbaru juga berkaitan dengan desain rumah dan bangunan publik di Eropa. Apa alasannya?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Salsabila Suseno Video editor: Salsabila Suseno Produser: Akhmad Muawal Hasan