KOMPAS.TV - Gelombang panas ekstrem melanda Eropa Barat dengan suhu menembus 40 derajat Celsius, memicu penutupan sekolah di Belanda serta lonjakan kasus kematian dan rawat inap akibat dehidrasi di Prancis.
Di Belanda, dampak cuaca panas membuat warga Leiden memadati pantai, danau, dan pemandian umum untuk menyegarkan diri. Sementara itu, sekolah terpaksa diliburkan dan sidang pengadilan dibatalkan.
Sementara di Prancis, rumah sakit kewalahan menangani lonjakan pasien dehidrasi hingga serangan jantung akibat cuaca panas ekstrem. Guna mengantisipasi dampak buruk dehidrasi, Kepolisian Paris kini resmi melarang konsumsi alkohol di tempat umum sepanjang akhir pekan ini.