:

Kunang-Kunang Makin Langka, Ilmuwan Sebut Jadi Tanda Ekosistem Sedang Tidak Baik

4 jam lalu

Banyak orang mengaku semakin jarang melihat kunang-kunang di malam hari. Serangga yang dahulu mudah ditemukan di persawahan, kebun, hingga tepian sungai kini semakin sulit dijumpai.

Ternyata, fenomena ini bukan sekadar perubahan zaman atau nostalgia masa kecil.

Para peneliti menyebut berkurangnya populasi kunang-kunang merupakan salah satu sinyal bahwa kualitas lingkungan sedang mengalami penurunan.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Gloria Setyvani Putri
Narator: Wiyudha Betha Dinaragis
Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis
Video Editor: Wiyudha Betha Dinaragis
Produser: Wiyudha Betha Dinaragis

#Peristiwa #Viral ##cclabs ##DailyNews #KunangKunang #KunangKunangMakinLangka #PerubahakIklim #PopulasiKunangKunang

Music: Candy Apple Town - National Sweetheart

Artikel terkait:
https://www.kompas.com/sains/read/2026/06/22/082600323/kunang-kunang-makin-langka-tanda-alam-sedang-sakit

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke