KOMPAS.TV - Amerika Serikat kembali menggempur Iran sebagai balasan atas serangan drone Iran ke sebuah kapal kargo di Selat Hormuz.
Militer Amerika Serikat merilis video yang memperlihatkan salah satu serangan ke Iran yang menargetkan lokasi peluncuran rudal dan drone serta situs radar pesisir di Iran.
Seorang pejabat Amerika Serikat menyebut operasi militer ini berlangsung singkat dan berakhir sekitar satu jam setelah militer Amerika Serikat mengumumkannya di media sosial.
Serangan ini jadi ujian terberat bagi kesepakatan sementara yang baru dicapai Iran dan Amerika Serikat.
Serangan ini juga terjadi tepat saat Organisasi Maritim Internasional di bawah PBB mulai mengevakuasi ratusan kapal yang terjebak di Selat Hormuz.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam serangan Iran ke kapal kargo di Selat Hormuz dan menyebutnya sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata.
Meski serangan balasan diluncurkan, Trump enggan membeberkan langkah yang diambil Amerika Serikat untuk membalas Iran.
Timur Tengah kembali memanas setelah Iran menyerang kapal kargo di Selat Hormuz, yang dibalas dengan serangan Amerika Serikat ke Iran.
Lalu bagaimana nasib pakta perdamaian dan asa damai untuk Iran dan Amerika Serikat?
Kita bahas bersama Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.
Baca Juga Trump Kecam Serangan Iran yang Sasar Kapal di Selat Hormuz | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/677479/trump-kecam-serangan-iran-yang-sasar-kapal-di-selat-hormuz-kompas-petang
#iran #as #perang #timurtengah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/677486/full-as-iran-memanas-peneliti-amec-di-depan-layar-berdiplomasi-di-belakang-saling-serang