:

Istana Ungkap Arah Pengembangan Kendaraan Nasional, Minta Para Ahli Bergabung

7 jam lalu

Pemerintah berharap semakin banyak tenaga ahli yang terlibat dalam pengembangan mobil dan motor nasional, seiring dorongan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian industri otomotif Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri kegiatan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta sebagaimana disiarkan daring, Jumat (26/6/2026). Menurut Prasetyo, isu kendaraan nasional menjadi salah satu hal yang disinggung Prabowo saat berbicara di hadapan rektor dan dosen dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026. Oleh karena itu, pemerintah mendorong perguruan tinggi dan lembaga pendidikan untuk menghasilkan tenaga ahli yang sesuai dengan kebutuhan industri, termasuk sektor otomotif. Saat ditanya mengenai arah pengembangan kendaraan nasional, Prasetyo mengindikasikan bahwa peluang terbesar mengarah pada kendaraan listrik.

Jika anda menyukai video seperti ini bisa tonton video :

- https://youtu.be/iuyKyhG-2mc

- https://youtu.be/FUxDhqI4Pho

- https://youtu.be/skO0Kj1NvfA


Kompas.com

PT. Kompas Cyber Media

Gedung Kompas Gramedia, Unit II Lt 5

Jl. Palmerah Selatan No 22-28

Jakarta 10270, Indonesia


You can visit our official website: https://otomotif.kompas.com/

Follow our social media:

Facebook: https://www.facebook.com/Otomotif.Kompascom/

Instagram: https://www.instagram.com/kompas.otomotif/

Tiktok : https://www.tiktok.com/@otomotifkompas?

Video Editor : Carolus Dori

Penulis : Ruly Kurniawan

Editor : Aditya Maulana

#BreakingNews #News #Presiden #Prabowo #PresidenPrabowo #MobilNasional #MobilPresiden #MobilBuatanIndonesia #Pemerintah #PindadMaungGaruda #Otomotif #Kompascom

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke