China memiliki puluhan kawasan yang dijuluki "kota hantu" (ghost city) oleh media internasional. Kawasan-kawasan ini dipenuhi apartemen, jalan raya lebar, pusat perbelanjaan, museum, hingga infrastruktur modern, tetapi jumlah penduduknya sangat sedikit sehingga tampak seperti kota kosong.
Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan besar. Mengapa China membangun kota-kota raksasa sebelum ada penduduk yang menghuninya? Apakah ini bukti kegagalan pembangunan, atau justru bagian dari strategi urbanisasi jangka panjang?
Di Oh Begitu kali ini, kita mengulas asal-usul fenomena "kota hantu" di China, mulai dari Distrik Kangbashi di Ordos, Mongolia Dalam, hingga ambisi pemerintah China membangun kota-kota baru sebagai bagian dari megaproyek urbanisasi.
Video ini juga membahas sisi terang dan sisi gelap megaproyek "kota hantu" di China, termasuk peran unik Kangbashi yang tak dibayangkan pada saat awal pembangunan, hingga kasus Evergrande yang sempat mengguncang sektor real estat.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Host: Salsabila Suseno
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Videografer: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
Music:
Sacrifices - Anno Domini Beats
Alias - Anno Domini Beats
Motions - Anno Domini Beats
AETHER - Density & Time
#OhBegitu #China #KotaHantuChina #GhostCity #GhostCities #Kangbashi #Ordos #Evergrande #ChinaDevelopment #ChinaInfrastructure #MegaproyekChina
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/properti/read/2026/01/19/131125621/fenomena-kota-kota-mati-di-china-dibangun-megah-sepi-penduduk?page=all#page2
https://www.kompas.id/artikel/melihat-lebih-dekat-fenomena-kota-hantu
Media Sosial Kompas.com:
Facebook: https://www.facebook.com/KOMPAScom/
Instagram: https://www.instagram.com/kompascom/
Twitter: https://twitter.com/kompascom
LINE: https://line.me/ti/p/@kompas.com
TikTok: https://tiktok.com/@kompascom