China menunjukkan kuasanya di saat Amerika Serikat babak belur dalam perang yang dia ciptakan sendiri. Beijing kini mulai mengembangkan mata uang yuan sebagai alternatif transaksi global untuk menantang dominasi dolar AS.
Iran dan Rusia sudah memulai penggunaan mata uang tersebut. Siasat alternatif ini mulai dilebarkan ke sejumlah negara lain.
Di sisi lain, untuk menekan kemampuan militer Amerika Serikat, Beijing secara tegas membatasi ekspor mineral kritis untuk memulihkan stok militernya yang terkuras imbas perang. Kondisi tersebut membuat Amerika Serikat tercekik karena China mengendalikan 52 persen kapasitas pemurnian dan peleburan tembaga secara global, yang sangat vital bagi industri pertahanan.
Lantas, bagaimana cara China menggunakan yuan dan logam sebagai daya tawar bagi AS?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Andika Aditia Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti Produser: Marvel Dalty