:

Iran Ubah Doktrin: Patahkan "Dilema Faw" Masa Lalu, AS Kalah Strategis, Rudal Tak Bisa Ditawar

5 jam lalu

Iran kini menerapkan doktrin pertahanan yang lebih agresif dengan mengambil pelajaran berharga dari "Dilema Faw" tahun 1980-an, di mana kegagalan mengonversi keunggulan militer menjadi hasil diplomatik yang tepat waktu berujung pada kerugian strategis.

Belajar dari kesalahan masa lalu, Teheran kini lebih lihai dalam memposisikan kekuatan asimetrisnya terutama melalui ancaman terhadap Selat Hormuz, sebagai daya tawar utama untuk menekan Amerika Serikat di meja perundingan.

Pendekatan pragmatis ini terbukti efektif dalam membuahkan nota kesepahaman yang menjanjikan insentif ekonomi bernilai miliaran dolar, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas program rudal yang mereka anggap sebagai jaminan eksistensi negara.

Meski berhasil memaksa Amerika Serikat untuk melunakkan sikap, termasuk dengan tidak memasukkan program rudal dalam kesepakatan damai, Iran tetap mempertahankan posisi keras kepala yang menjadi ciri khas diplomasi mereka.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Chariots of War - Aakash Gandhi

#global #perang ##kompascomlab #Iran #AS #PerangIran #Mojtaba #Trump #DilemaFaw

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke