KOMPAS.TV - Novia Rahmadhani Sihotang, seorang siswa latihan dasar kemiliteran untuk Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, Koperasi Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih asal Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, meninggal dunia saat tengah menjalani latsarmil.
Keluarga meminta agar pemerintah mengevaluasi program latihan militer ini.
Jenazah Novia Rahmadhani Sihotang, 25 tahun, yang merupakan seorang siswa latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) untuk Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, Koperasi Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), tiba di rumah duka di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada 24 Juni 2026.
Almarhum diketahui berangkat untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan sejak 13 Juni lalu, yang direncanakan akan menjalani pendidikan dan pelatihan selama satu bulan setengah ke depan. Namun, takdir berkata lain. Akhirnya, anak kelima dari enam bersaudara ini meninggal dunia.
Keluarga memastikan almarhum berangkat dalam kondisi sehat. Namun, saat menjalani pelatihan, keluarga mendapat kabar almarhum sakit hingga mengalami sesak napas.
Keluarga berharap ada tanggung jawab dari instansi terkait dan evaluasi pemerintah terhadap latihan militer untuk calon manajer Koperasi Desa Merah Putih.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, bilang pemerintah akan mengevaluasi pelaksanaan latihan dasar militer terhadap para calon manajer Koperasi Desa Merah Putih.
Prasetyo mengaku evaluasi dilakukan lintas lembaga untuk mendalami potensi kelalaian hingga masalah teknis pelaksanaan latihan.
Soal dorongan menghentikan sementara latihan dasar militer itu, ia menekankan pelatihan juga berisi materi pengembangan kompetensi bagi calon manajer koperasi.
Baca Juga Brigjen Pol. Wira Satya Sebut Aliran Dana Judol Hayam Wuruk Rp13 Triliun, 145 Web Teridentifikasi di https://www.kompas.tv/video/677288/brigjen-pol-wira-satya-sebut-aliran-dana-judol-hayam-wuruk-rp13-triliun-145-web-teridentifikasi
#kopdes #kopdesmerahputih #pelatihan #mensesneg
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/677301/3-calon-manajer-kopdes-meninggal-saat-latsarmil-mensesneg-evaluasi-pasti-prosedur-diperbaiki