MALANG, KOMPAS.TV - Anjloknya harga telur ayam dalam beberapa pekan terakhir membuat peternak ayam petelur di Kota Malang merugi. Harga jual telur di tingkat peternak terus turun, sementara biaya produksi semakin meningkat.
Peternak ayam petelur di kawasan Wonokoyo, Kota Malang, mengatakan saat ini harga jual telur dari peternak hanya mencapai Rp 18.000 per kilogram. Saat harga telur anjlok, harga pakan ternak justru terus naik.
Kondisi tersebut membuat hasil penjualan tidak lagi mampu menutup biaya produksi. Agar usaha tetap berjalan, peternak terpaksa menjual telur dengan harga murah meski harus menanggung kerugian.
Harga jagung yang sebelumnya Rp 5.500 per kilogram kini naik menjadi Rp 6.700 per kilogram. Jika kondisi ini terus berlangsung, banyak peternak dikhawatirkan tidak mampu bertahan
"Sangat tidak nutut, karena harga telur turun terus, sedangkan pakan naik. Kita peternak nggak dapat apa-apa." Kata Dani.
Selain harga yang terus turun, peternak juga mengeluhkan serapan pasar yang masih lesu dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, mereka tetap berupaya menjual hasil produksi agar tidak mengalami kerugian yang lebih besar.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/677296/harga-telur-ayam-anjlok-peternak-ayam-petelur-rugi