KOMPAS.TV - Partai Gerindra membantah kabar adanya rapat khusus yang meminta pergerakan Wakil Presiden Gibran diawasi.
Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR, Bambang Haryadi, menilai ada pihak yang sengaja memecah belah antara Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.
Gerindra menegaskan Presiden dan Wapres saling mendukung satu sama lain dan kompak.
Gerindra juga yakin Wapres Gibran tidak terlibat dalam polemik pengakuan mahasiswa UBK yang menerima uang untuk tidak melakukan aksi demo dan sempat ditemui oleh Gibran di Istana Wapres.