KOMPAS.TV – Harga telur ayam di Kota Malang mengalami penurunan cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta meningkatkan penjualan. Para pedagang justru mengeluhkan permintaan masyarakat yang cenderung menurun meski harga telur kini jauh lebih murah dibandingkan sebelumnya.
Di Pasar Tradisional Madyopuro, Kota Malang, harga telur ayam yang sebelumnya sempat mencapai Rp35 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp22 ribu per kilogram. Sementara itu, telur afkir dijual dengan harga sekitar Rp20 ribu per kilogram.
Menurut pedagang, turunnya harga telur disebabkan oleh melimpahnya pasokan dari para peternak. Di sisi lain, serapan pasar saat ini dinilai masih lesu sehingga stok telur di pasaran cukup banyak dan memengaruhi harga jual.
Meski harga telur berada pada level yang relatif murah, kondisi tersebut belum mampu mendongkrak minat beli masyarakat secara signifikan. Pedagang mengaku volume penjualan justru menurun dibandingkan saat harga telur masih berada di tingkat yang lebih tinggi.
Akibat penjualan yang sepi, sejumlah pedagang memilih mengurangi jumlah pasokan telur yang diambil dari peternak. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari penumpukan stok sekaligus menyesuaikan dengan tingkat permintaan pasar yang masih rendah.
Para pedagang berharap daya beli masyarakat dapat kembali meningkat sehingga penjualan telur kembali normal dan perputaran barang di pasar menjadi lebih baik.
#HargaTelur #TelurAyam #Malang #PasarMadyopuro
Baca Juga Update Harga Pangan 25 Juni 2026: Kelompok Cabai Kompak Turun, Beras dan Gula Stabil di https://www.kompas.tv/ekonomi/676989/update-harga-pangan-25-juni-2026-kelompok-cabai-kompak-turun-beras-dan-gula-stabil
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/677017/pasokan-melimpah-harga-telur-di-malang-turun-hingga-rp22-ribu-per-kilogram-kompas-siang