:

Kisah Rosa, Anak Pemulung di Cirebon yang Tetap Semangat Sekolah di Tengah Keterbatasan | BERUT

2 minggu lalu

CIREBON, KOMPAS.TV - Seorang anak perempuan dari keluarga kurang mampu di pinggiran Kota Cirebon, Jawa Barat berusaha melawan nasib.

Ia yang terlahir di keluarga pemulung, semangat bersekolah di antara banyak anak seusianya putus sekolah untuk bekerja.

Beginilah salah satu kegiatan Rosa, siswi kelas 7 SMP Kota Cirebon.

Di pagi hari, ia memilah tumpukan sampah yang telah dikumpulkan nenek dan paman di halaman depan rumahnya untuk dijual ke pengepul.

Uang Rp30 hingga Rp40 ribu per hari hasil penjualan sampah plastik digunakan untuk membeli beras, lauk paukserta kebutuhan lainnya untuk satu keluarga.

Tanpa kehadiran ayah, Rosa juga menanggung tugas rumah tangga hingga menyiapkan makan dan menyuapi ibunya yang sakit.

Kesulitan hidup tak membuat keluarga besar Rosa menyerah.

Yahya, paman Rosa, salah satu orang yang menanggung hidup keponakannya itu, berharap Rosa bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin agar bisa mengangkat martabat keluarga.

Rosa berusaha membuktikan harapan keluarga. Rosa bahkan menjadi motor penggerak bagi teman-teman seangkatannya di Kelurahan Argasunya untuk bersekolah.

Kesulitan ekonomi tak menjadi penghalang generasi muda untuk mengenyam pendidikan.

Dukungan orang-orang di sekitar turut menjadi pemacu semangat anak didik untuk meraih cita-cita, mengangkat perekonomian keluarga.

Baca Juga Skema Sekolah Swasta Gratis Dedi Mulyadi Diprotes, Ini Alasannya di https://www.kompas.tv/nasional/676671/skema-sekolah-swasta-gratis-dedi-mulyadi-diprotes-ini-alasannya

#sekolah #putussekolah #pemulung

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/676909/kisah-rosa-anak-pemulung-di-cirebon-yang-tetap-semangat-sekolah-di-tengah-keterbatasan-berut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke