Musim kemarau tahun 2026 diperkirakan berlangsung lebih panjang dari biasanya di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang menyebabkan curah hujan berada di bawah rata-rata klimatologis, sehingga meningkatkan potensi kekeringan hingga risiko kebakaran hutan dan lahan.
Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa El Nino yang terjadi tahun ini tidak diperkirakan mencapai kategori ekstrem.
Namun, dampaknya tetap perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi sektor pertanian, ketersediaan air, hingga meningkatkan ancaman karhutla di berbagai daerah.