KOMPAS.TV – Seorang oknum Bhayangkari Polres Baubau diduga mengambil dan menahan rapor milik seorang siswa SD Negeri 3 Baubau, Sulawesi Tenggara. Rapor tersebut diduga dijadikan jaminan atas persoalan utang piutang yang melibatkan orang tua siswa.
Peristiwa ini disebut terjadi saat pembagian rapor kenaikan kelas tahun lalu. Menurut keterangan keluarga, terduga pelaku berinisial S datang ke sekolah dan mengaku sebagai tante dari siswa tersebut. Namun belakangan diketahui tidak memiliki hubungan keluarga dengan siswa yang bersangkutan.
Keluarga menuding oknum Bhayangkari tersebut mengambil rapor atas inisiatif sendiri dan menjadikannya sebagai jaminan atas utang sekitar Rp2 juta. Pihak keluarga maupun sekolah mengaku telah berulang kali meminta agar rapor dikembalikan, namun hingga kini permintaan tersebut belum dipenuhi.
Tante siswa, Amel, menyayangkan tindakan tersebut karena menurutnya persoalan utang piutang seharusnya diselesaikan dengan pihak yang berutang, tanpa mengorbankan hak anak untuk memperoleh rapor. Ia juga telah melaporkan kasus ini ke Polres Baubau setelah berbagai upaya penyelesaian tidak membuahkan hasil.
Kepala SD Negeri 3 Baubau, Wa Ode Siti Arabia, mengatakan pihak sekolah juga telah berupaya meminta rapor tersebut dikembalikan. Namun, hingga saat ini rapor siswa masih belum diserahkan kepada pihak sekolah maupun keluarga.
Sementara itu, Polres Baubau melalui Kasi Humas IPTU Rino Asnan menyatakan Satreskrim masih melakukan penyelidikan terkait laporan dugaan pengambilan rapor tanpa izin. Polisi juga masih mendalami motif penahanan rapor tersebut.
Pihak keluarga berharap penyelidikan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan hak siswa untuk memperoleh rapor dan melanjutkan pendidikannya tidak terganggu.
#Baubau #Bhayangkari #RaporSiswa #SDNegeri3Baubau
Baca Juga Satuan Pendidikan SDIT Daarul Ma’arif Cianjur Lepas Lulusan dengan Pesan Takwa di https://www.kompas.tv/pendidikan/676723/satuan-pendidikan-sdit-daarul-ma-arif-cianjur-lepas-lulusan-dengan-pesan-takwa
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/676791/rapor-siswa-sd-di-baubau-diduga-ditahan-oknum-bhayangkari-karena-utang-rp2-juta-iu