KOMPAS.TV – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) mendapat aksi protes dari sejumlah mahasiswa saat menghadiri dan menyampaikan kuliah umum di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur.
Aksi tersebut dilakukan mahasiswa yang menyampaikan sejumlah tuntutan terkait isu hak asasi manusia. Dalam kesempatan itu, mahasiswa mendesak pemerintah untuk menuntaskan kasus hilangnya para aktivis pada tahun 1998 yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti persoalan puluhan korban meninggal dunia di lubang tambang di Kalimantan Timur. Mereka meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penegakan hukum dan perlindungan hak masyarakat dalam kasus-kasus tersebut.
Saat menyampaikan aspirasinya, mahasiswa membentangkan poster dan menyuarakan tuntutan agar berbagai persoalan HAM yang dinilai belum terselesaikan dapat ditangani secara tuntas dan transparan.
Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Menteri HAM menyatakan bahwa penanganan kasus hilangnya aktivis 1998 saat ini masih terus berproses. Pemerintah, menurutnya, berupaya menangani persoalan tersebut sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.
Aksi berlangsung di lingkungan Universitas Mulawarman dengan pengawalan petugas keamanan kampus. Meski sempat diwarnai penyampaian aspirasi secara langsung kepada Wakil Menteri HAM, kegiatan kuliah umum tetap berlangsung dan situasi terpantau kondusif.
#Samarinda #UniversitasMulawarman #WamenHAM
Baca Juga Feri Amsari Nilai Demo Berbayar Bukan Hanya Bungkam Mahasiswa, tapi Mengalihkan Pokok Persoalan di https://www.kompas.tv/nasional/676656/feri-amsari-nilai-demo-berbayar-bukan-hanya-bungkam-mahasiswa-tapi-mengalihkan-pokok-persoalan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/676747/wakil-menteri-ham-didemo-mahasiswa-soroti-kasus-aktivis-hilang-dan-korban-tambang-kompas-siang