KOMPAS.TV - Ketua BEM Universitas Bung Karno mengaku menerima uang sebesar Rp20 juta dari anggota polisi untuk mengondisikan unjuk rasa.
Perwakilan BEM UBK sempat bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden usai berunjuk rasa memprotes kondisi ekonomi nasional pada Senin pekan lalu.
Pengakuan Ketua BEM Universitas Bung Karno itu menggemparkan forum dialog terbuka di Kampus UBK, Senin malam.
Muhammad Abdi Malaudin mengaku menerima sejumlah uang sebelum menggelar unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan pada Senin pekan lalu.
Abdi mengatakan uang sekitar Rp20 juta itu diterima dari polisi. Tujuannya untuk mengondisikan unjuk rasa agar tidak digelar di Istana dan Gedung DPR.