:

Biaya MBG Rp1,2 Triliun per Hari, CELIOS: 12 Hari Bisa Gaji Guru Honorer Setahun | DIPO INVESTIGASI

1 bulan lalu

KOMPAS.TV - Center of Economics and Law Studies (CELIOS) menyoroti penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut sebagai bentuk "predatory budgeting" atau penganggaran yang bersifat memangsa alokasi sektor lain.

Peneliti CELIOS, Galau Muhammad, menilai pemerintah belum memiliki tata kelola anggaran yang baik dalam menentukan prioritas belanja negara.

Menurut Galau, meskipun anggaran pendidikan pada 2026 meningkat menjadi Rp769 triliun, kenaikan tersebut perlu dilihat lebih rinci.

Ia menjelaskan, tanpa memasukkan komponen MBG, anggaran pendidikan justru mengalami penurunan secara akumulatif.

Galau juga menyoroti besarnya anggaran Badan Gizi Nasional yang disebut lebih besar dibandingkan alokasi untuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Menurut Galau, pemerintah terlalu berfokus pada MBG sebagai solusi berbagai persoalan pendidikan.

Ia meyakini sebagian anggaran MBG dapat dialihkan untuk kebutuhan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, termasuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Galau juga mengungkap hasil survei CELIOS yang dilakukan pada akhir 2025.

"Dan kami sudah melakukan survei di akhir 2025 bahwa sekarang bukan MDG yang diinginkan masyarakat. Dan survei yang kami lakukan menunjukkan bantuan tunai, cash transfer itu menjadi satu pilihan," katanya. 

 

Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/xnDKqX-radI 

#guru #honorer #pendidikan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/676549/biaya-mbg-rp1-2-triliun-per-hari-celios-12-hari-bisa-gaji-guru-honorer-setahun-dipo-investigasi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
DIPO
Proses Sketsa Wajah Terduga Pelaku Penculik Alvaro oleh Polisi, Sebelum Ditemukan Meninggal | DIPO
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kesaksian Marbot Masjid Detik-Detik Alvaro Dicari Ayah Tiri Sebelum Ditemukan Meninggal | DIPO
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Penelusuran ke Masjid Sebelum Alvaro Ditemukan Meninggal, Kakek-Nenek Curigai Orang Dekat | DIPO
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Analisa Pakar IT Terkait CCTV Arya Daru: Yang Disampaikan Polisi Lebih Mengarah ke Asumsi | DIPO
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Eksklusif! Penjaga Kos Beber Fakta Baru Kasus Arya Daru hingga Kebiasan Buang Sampah | DIPO
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kematian Ermanto Usman Dibedah Kriminolog: Diduga Bukan Perampokan, Mengarah Pembunuhan | DIPO
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kejanggalan Tewasnya Ermanto Usman: Kamar Terkunci, Kunci Hilang, Wifi Dicabut | DIPO INVESTIGASI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kejanggalan Kematian Aktivis Pelabuhan Ermanto Usman: Perampokan atau Pembunuhan? | DIPO INVESTIGASI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
[FULL] Ironi Anggaran Pendidikan: Sekolah Rusak dan Kesejahteraan Guru Diperhatikan? | DIPO
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kisah Saleh, 14 Tahun jadi Guru Honorer kini PPPK Paruh Waktu, Sudah Sejahtera? | DIPO INVESTIGASI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke