Tensi panas Amerika Serikat dan Iran baru saja mereda, namun Presiden Donald Trump kembali membuat klaim baru soal aset Teheran yang dibekukan. Dana yang dibekukan itu mulai dicairkan, dan Trump mengatakan uang Iran itu akan secara eksklusif dipakai untuk membeli bahan pangan dari AS.
Namun, klaim sepihak Trump itu langsung dibantah Iran. Menurut gubernur Bank Sentral Iran, Iran tidak diwajibkan untuk membeli produk pertanian dari Amerika Serikat berdasarkan perjanjian yang ada, demikian ia sampaikan pada Senin.
Dalam wawancara dengan Kantor Berita Tasnim Iran, sebagaimana dilansir dari Anadolu, Selasa (23/6/2026), Abdolnaser Hemmati mengatakan, menurut nota kesepahaman yang telah ditandatangani, tidak ada kewajiban untuk membeli bahan baku pertanian dari Amerika Serikat.
Pernyataan Trump pada Minggu (21/6/2026) mengungkapkan bahwa semua uang itu akan kembali dalam bentuk pembelian pangan yang sangat dibutuhkan oleh rakyat Iran. Trump mengatakan Iran memiliki 91 juta penduduk, dan mereka tidak mampu memberi makan rakyatnya.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Dark Alley Deals - Aaron Kenny
Sumber Video: Viory
#Global #Konflik #Iran #DonaldTrump #AmerikaSerikat #AsetIran #KesepakatanIranAS #ASIran