:

Sudah Kerja Keras tapi Rezeki Terasa Kurang? Kurang Bersyukur atau Iri Hati? | KALAM HATI

1 bulan lalu

KOMPAS.TV - Dalam program Kalam Hati Edisi 7 Juni 2026, Ustadzah Yati Priyati, Habib Isa Alkaf, dan Ustazah Syifa Nur Fhadhilah membahas tema "Sudah Kerja Keras, tapi kok Tetap Kurang?". Ketiganya mengulas tentang rezeki, syukur, keberkahan, hingga cara menjaga hati di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Bunda Yati mengingatkan bahwa rezeki yang sudah tertakar tidak akan tertukar. Rezeki bukan hanya soal uang dan harta, tetapi juga kesehatan, keluarga yang saleh, teman yang baik, serta kesempatan untuk beribadah. Ia juga menegaskan bahwa tujuan ibadah bukan untuk mengejar kekayaan, melainkan meraih ridho Allah dan kebahagiaan akhirat.

Habib Isa Alkaf menjelaskan bahwa harga-harga boleh naik, tetapi iman jangan ikut turun. Ia mengajak umat Islam untuk menjauhi iri hati dan prasangka buruk kepada orang lain karena sikap tersebut dapat menghapus kebaikan yang telah dikumpulkan. Menurutnya, ketakwaan menjadi jalan keluar dari berbagai kesulitan hidup.

Sementara itu, Ustadzah Syifa Nur Fhadhilah menekankan bahwa keberkahan lebih penting daripada sekadar banyaknya harta. Rezeki yang berkah akan mendekatkan seseorang kepada Allah, menghadirkan ketenangan, serta menjauhkan keluarga dari kegelisahan dan kebiasaan saling membandingkan akibat pengaruh media sosial.

Menurut kamu, mana yang lebih sulit dijaga di saat dollar sudah tembus Rp18.000, rasa syukur, keimanan, atau kemampuan untuk tidak membandingkan hidup dengan orang lain?
 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/kalam-hati/676431/sudah-kerja-keras-tapi-rezeki-terasa-kurang-kurang-bersyukur-atau-iri-hati-kalam-hati

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Kalam Hati
Jujur Itu Pahit di Awal, Tenang di Akhir | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Menutup Kebenaran Bisa Jadi Bentuk Kebohongan | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Bohong Demi Kebaikan? Ada Batasannya dalam Islam | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kejujuran, Dusta, dan Batasannya | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Dusta Merusak Hati, Kejujuran Menyelamatkan Hidup | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Satu Kebohongan Kecil Bisa Menghancurkan Iman | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Dusta Adalah Akar Segala Dosa | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Dusta Tidak Pernah Bersanding dengan Iman | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kupas Tuntas Mudharat dari Pinjaman Online hingga Utang Berbunga | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Peran Laki-laki & Perempuan dalam Islam: Kesetaraan Spiritual dan Perbedaan Tugas |KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke