:

Anak 9 Tahun di Batam Dianiaya Ibu Tiri, Korban Diselamatkan Komunitas Andalan Driver Online

4 jam lalu

BATAM, KOMPAS.TV - Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun di Batam dianiaya ibu tirinya, korban kini menjalani perawatan di rumah sakit.

Video amatir warga merekam saat korban penganiayaan diselamatkan komunitas Andalan Driver Online Kota Batam.

Kasus ini berawal saat sang ayah mengirimkan sebuah video di komunitas driver online untuk meminta bantuan makanan.

Saat komunitas driver hendak beri bantuan, ditemukan seorang anak dengan penuh luka.

Korban dan pelaku langsung dibawa Polsek Sagulung.

Penyidik Polsek Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau menetapkan ibu tiri korban penganiayaan di Batam sebagai tersangka, sementara ayah kandung masih menjalani pemeriksaan.

Polisi masih memeriksa apakah ada unsur keterlibatan atau pembiaran ayah kandung korban dalam peristiwa penganiayaan terhadap anak perempuannya.

Korban yang masih berusia sembilan tahun, saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Embung Fatimah, Kota Batam.

Baca Juga Perempuan Disekap dan Dianiaya Pacar Selama 3 Tahun, Polisi Bentuk Tim Gabungan Buru Pelaku di https://www.kompas.tv/regional/676429/perempuan-disekap-dan-dianiaya-pacar-selama-3-tahun-polisi-bentuk-tim-gabungan-buru-pelaku

#anak #ibutiri #penganiayaan

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/676430/anak-9-tahun-di-batam-dianiaya-ibu-tiri-korban-diselamatkan-komunitas-andalan-driver-online

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke