Anggota DPD RI Habib Ali Alwi melontarkan kritik keras dan mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Desakan disampaikan Habib dalam rapat Komisi IV DPD RI dengan Menteri Keuangan, Kepala BAPPENAS, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (22/6/2026).
Habib menilai program itu bukan prioritas jika dibandingkan dengan kondisi pemulihan pascabencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Menurut Habib dana MBG bisa dialihkan ke sana. Sebagai langkah mitigasi, Habib Ali mendesak pemerintah untuk segera menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dianggap belum menjadi prioritas di saat kondisi fiskal negara sedang tertekan.
"Dana MBG itu tidak prioritas betul, selesaikan itu (pemulihan pascabencana Sumatera) skala prioritas. Makanya saya bilang MBG sudah disetop dulu untuk sementara," ungkap Habib Ali.
Selain MBG, Ia menyoroti berbagai isu krusial mulai dari kenaikan harga BBM, depresiasi nilai tukar rupiah, hingga membengkaknya utang negara dan BUMN.
Menanggapi desakan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat terbuka terhadap masukan dari legislatif, sembari memberi isyarat bahwa penyesuaian program akan terus disesuaikan dengan realitas ekonomi yang ada.
"Jadi bapak presiden tidak tertutup kepada masukan-masukan. Jadi kalau selama ini masukan kurang keras, bapak-bapak mungkin kurang keras suaranya. Dikeraskan lagi," jawab Purbaya bercanda di ruang rapat.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#politik #pemerintah ##kompascomlab #MBG #PurbayaYudhiSadewa #APBN #Prabowo