Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menemui Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh lintas agama dan akademisi, di antaranya istri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid, Eks Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Romo Kardinal Ignatius Suharyo, Romo Magnis Suseno, Pendeta Gomar Gultom, Prof. Eri Seda, Karlina Supelli, dan eks Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif.
Laode M. Syarif mengungkapkan bahwa salah satu poin utama yang dibahas bersama Megawati adalah buruknya transparansi dalam pembuatan undang-undang saat ini. Ia menilai pemerintah dan DPR sering kali mengabaikan konsultasi publik yang memadai.
"Proses pembuatan legislasi sekarang hampir tanpa konsultasi publik yang memadai. Bahkan, apa yang disuarakan oleh masyarakat tidak tercermin dari undang-undang yang dihasilkan oleh DPR dan pemerintah," ujar Laode di Megawati Institute Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).
Atas dasar tersebut, Gerakan Nurani Bangsa mendesak pemerintah dan parlemen untuk kembali mendengarkan aspirasi masyarakat sipil dalam setiap pengambilan keputusan politik.
"Oleh karena itu, kami meminta kepada parlemen dan pemerintah, tolong memperhatikan apa yang disuarakan masyarakat. Itu salah satu contoh saja, masih banyak yang lain," tegas Laode.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini
Penulis: Siti Laela Malhikmah
Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah,
Video Editor: Siti Laela Malhikmah
Produser: Abba Gabrillin
#Megawati #Politik #Prabowo #Humaniora #PDIP #BeritaHariIni #News ##vjlab