Pemerintah berencana membangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi di berbagai daerah mulai tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas akses pendidikan unggulan di Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan sekolah unggulan yang tidak menggunakan sistem asrama.
Berbeda dengan sejumlah sekolah unggulan lain yang mengharuskan peserta didik tinggal di lingkungan sekolah, program baru ini tetap memungkinkan siswa belajar tanpa harus menetap di asrama.