Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan program pembagian kompor listrik untuk rumah tangga sebagai upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.
Dalam rapat bersama Komisi XII DPR (15/6), Bahlil mengajukan anggaran sebesar Rp815,56 miliar untuk program tersebut dalam RAPBN 2027. Menurutnya, konversi dari kompor LPG ke kompor listrik diperlukan untuk menekan impor elpiji yang masih tinggi.
Pada tahap awal, pemerintah akan menyiapkan kompor listrik bagi rumah tangga dengan daya listrik di bawah 900 VA, terutama masyarakat di daerah dan pedesaan.
Bagaimana pendapatmu?
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv
#VODKompasTV