KOMPAS.TV - Setelah sempat ditunda Jumat lalu, pembicaraan damai Amerika Serikat dan Iran kembali berlanjut.
Delegasi Iran pada Sabtu kemarin telah tiba di Swiss.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan pejabat lainnya telah tiba di Swiss.
Delegasi Iran ini akan mengikuti pembicaraan teknis terkait detail kesepakatan awal untuk menghentikan perang Amerika dan Iran yang telah ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Pihak Iran menyebut delegasi Iran juga akan menuntut pemenuhan komitmen Amerika Serikat, termasuk memaksa Israel untuk menghentikan serangan ke Lebanon.
Sementara delegasi Amerika Serikat yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance juga telah berada di Swiss.
Iring-iringan kendaraan rombongan Vance melintas di jalanan di Kota Bürgenstock yang menjadi lokasi perundingan damai AS-Iran.
Vance menyatakan perundingan dengan pejabat Iran bisa berlangsung beberapa hari karena Washington dan Teheran berupaya memajukan proses perdamaian.
Vance juga mengungkap masalah Israel dan Lebanon akan mendapat perhatian serius dari pihak AS.
Akankah perdamaian permanen Amerika Serikat dan Iran bisa segera terwujud?
Kita bahas bersama Peneliti Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Aisha Kusumasomantri.
Baca Juga Sidang PBB Memanas! Dubes Israel Bikin Geger Adu Mulut: Anda Harus Diam di https://www.kompas.tv/internasional/676244/sidang-pbb-memanas-dubes-israel-bikin-geger-adu-mulut-anda-harus-diam
#iran #as #selathormuz #israel
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/676249/full-iran-tutup-lagi-selat-hormuz-di-tengah-perundingan-dengan-as-ini-analisis-peneliti-senior