KOMPAS.TV - Pemadaman listrik bergilir berdampak pada pelaku usaha kecil. Untuk mengurangi kerugian, penjual ikan hias di Jalan Agus Salim, Kota Semarang, menyiapkan genset sebagai langkah antisipasi.
Sementara itu, pelaku usaha binatu mengaku pemadaman listrik terjadi dengan minim pemberitahuan sehingga konsumen yang datang kecewa karena tidak dapat mencucikan pakaian.
Dampak pemadaman listrik di Semarang, Jawa Tengah, dirasakan langsung oleh para penjual ikan hias. Di tengah sepinya pembeli, pedagang terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk mengoperasikan genset agar ikan hias dagangannya tidak kehabisan pasokan oksigen.
Para penjual ikan hias berharap pasokan listrik dapat segera kembali normal sehingga aktivitas usaha dapat berjalan seperti biasa.
Selain itu, pengusaha jasa pencucian pakaian atau binatu juga mengeluhkan dampak pemadaman listrik. Salah satu pelaku usaha mengaku terkejut karena tidak menerima pemberitahuan sebelumnya terkait pemadaman tersebut.
Mereka mengklaim omzet usaha menurun akibat banyak konsumen yang tidak dapat dilayani selama listrik padam.
#semarang #ikanhias #jawatengah
Baca Juga Kematian Misterius Pejabat Keuangan di Purwakarta, Polisi Temukan Barang Bukti Mencurigakan di https://www.kompas.tv/regional/676228/kematian-misterius-pejabat-keuangan-di-purwakarta-polisi-temukan-barang-bukti-mencurigakan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/676229/listrik-padam-bergilir-ini-kisah-aktivitas-para-pedagang-yang-terganggu-kompas-malam