:

Peneliti Senior dan AMEC soal Perdamaian AS-Iran Saat Israel Masih Serang Lebanon, Diskusi Alot?

7 jam lalu

KOMPAS.TV - Iran resmi mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz akibat tuduhan pelanggaran nota kesepahaman perdamaian sementara oleh pihak Amerika Serikat dan Israel.

Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, komando militer utama Iran, mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada hari Sabtu waktu setempat dengan alasan pelanggaran AS terhadap nota kesepahaman perdamaian yang baru ditandatangani dan pelanggaran gencatan senjata Israel di Lebanon Selatan.

Iran menilai AS gagal menegakkan Pasal 1 dari MoU yang baru ditandatangani, terutama dalam menjamin penghentian operasi militer di seluruh front konflik.

Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak dikendalikan oleh Iran dan pelayaran internasional tetap berjalan aman.

Sementara itu, negosiator Iran tiba di Swiss untuk membahas perjanjian penghentian perang sesaat setelah Teheran menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon.

Iran menegaskan negosiasi final akan dimulai hanya setelah komitmen penghentian pertempuran dipenuhi, serta mengancam pembatalan seluruh nota kesepahaman.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa penutupan selat adalah respons langsung atas kegagalan Amerika Serikat dalam mengakhiri konflik di semua lini. Pihak Iran menegaskan jika syarat tersebut diabaikan, maka seluruh nota kesepahaman yang telah dirancang terancam batal sepenuhnya.

Iran sebelumnya menegaskan Lebanon menjadi bagian tak terpisahkan dari kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.

Pertemuan di Swiss antara AS dan Iran hari ini bukan lagi sekadar diplomasi biasa, melainkan ujian berat bagi komitmen kedua negara. Dapatkah AS dan Iran mencapai titik temu, sementara agresi Israel di Lebanon terus memicu Teheran untuk menarik diri dari kesepakatan?

Kita bahas bersama Peneliti Asia Middle East Centre, Pizaro Gozali, dan Peneliti Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Fauzia G. Cempaka Timur.

Baca Juga Trump Sesumbar PM Italia Memohon Ingin Foto Bersama, Ternyata Berbuntut Panjang di https://www.kompas.tv/internasional/675949/trump-sesumbar-pm-italia-memohon-ingin-foto-bersama-ternyata-berbuntut-panjang

#trump #iran #amerikaserikat #israel
 

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/676194/peneliti-senior-dan-amec-soal-perdamaian-as-iran-saat-israel-masih-serang-lebanon-diskusi-alot

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke