:

Listrik Padam Berulang Kali, Pembudidaya Koi di Surabaya Khawatir Ikan Mati | KOMPAS SIANG

2 minggu lalu

SURABAYA, KOMPAS.TV - Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dalam beberapa pekan terakhir membuat para pembudidaya ikan koi di Kota Surabaya diliputi kekhawatiran.

Ketersediaan listrik menjadi kebutuhan vital budidaya koi karena berfungsi menggerakkan sistem aerasi dan sirkulasi air, yang menjaga pasokan oksigen bagi ikan.

Kecemasan antara lain dirasakan pembudidaya ikan koi di Kecamatan Lakarsantri, terlebih saat pemadaman listrik dilakukan dalam durasi yang cukup lama.

Jika listrik padam lebih dari tiga jam, kualitas air kolam dapat menurun dan membahayakan kelangsungan hidup ikan.

Saat listrik padam, ikan pun tidak boleh diberi pakan, sebab sisa makanan dan kotoran ikan dapat menghasilkan amonia yang menurunkan kadar oksigen terlarut, serta memperburuk kondisi air.

Untuk menjaga kelangsungan hidup ikan, aerator dengan baterai digunakan sebagai sumber oksigen cadangan.

Para pembudidaya berharap pasokan listrik dapat kembali stabil.

Baca Juga Listrik Padam Bergilir! DPR dan Pengamat Soroti DMO Batu Bara hingga Tata Kelola Pasokan – SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/676124/listrik-padam-bergilir-dpr-dan-pengamat-soroti-dmo-batu-bara-hingga-tata-kelola-pasokan-sapa-pagi

#pemadamanlistrik #pln #listrikmati

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/676132/listrik-padam-berulang-kali-pembudidaya-koi-di-surabaya-khawatir-ikan-mati-kompas-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke