KOMPAS.TV – Fakta mengejutkan terungkap di balik kasus dugaan perampokan disertai penganiayaan yang membuat seorang pria kritis di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi memastikan peristiwa yang semula dilaporkan sebagai aksi perampokan ternyata merupakan rekayasa yang dibuat pelaku untuk menutupi percobaan pembunuhan terhadap korban.
Kasus ini bermula dari laporan seorang rekan korban yang mengaku telah terjadi perampokan disertai pencurian 500 gram emas. Namun setelah melakukan penyelidikan mendalam, polisi menemukan sejumlah kejanggalan hingga akhirnya mengungkap bahwa laporan tersebut merupakan alibi yang sengaja disusun pelaku.
Polisi menjelaskan, peristiwa terjadi pada 16 Juni lalu saat korban dan pelaku berada di sebuah rumah di kawasan Menteng. Pelaku diduga telah menyiapkan rangkaian listrik berupa power supply yang dihubungkan dengan kabel dan kain basah, lalu meminta korban memegang kain tersebut hingga tersengat listrik.
Ketika upaya itu tidak membuat korban tak berdaya, pelaku diduga melanjutkan aksinya dengan memukul kepala dan tubuh korban menggunakan benda tumpul. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan naik ke lantai atas dan keluar melalui jendela, namun kembali dikejar pelaku sebelum mengalami penganiayaan lebih lanjut.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala, leher, dada, dan pinggang hingga sempat berada dalam kondisi kritis. Polisi mengungkap motif pelaku didasari dendam yang telah lama dipendam terhadap korban yang merupakan rekan kerjanya. Saat ini korban telah sadar dan masih menjalani perawatan intensif, sementara pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
#Menteng #JakartaPusat #PercobaanPembunuhan #Kriminal
Baca Juga Terlilit Pinjol dan Judi Online, Guru Honorer Rampok Kasir di Pelalawan | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/676056/terlilit-pinjol-dan-judi-online-guru-honorer-rampok-kasir-di-pelalawan-berut
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/676058/polisi-bongkar-rekayasa-perampokan-500-gram-emas-di-menteng-berut