KOMPAS.TV – Terungkap sudah motif di balik aksi perampokan sadis yang menimpa seorang kasir perempuan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Pelaku yang diketahui berprofesi sebagai guru honorer nekat melakukan perampokan karena terlilit utang pinjaman online yang dipicu kecanduan judi online.
Tim Satreskrim Polres Pelalawan berhasil menangkap pelaku, Jodi Alfandi, kurang dari 24 jam setelah aksi perampokan terjadi. Pelaku dibekuk di Jalan Lintas Timur, Kabupaten Pelalawan. Saat hendak diamankan, pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur untuk melumpuhkannya.
Perampokan terjadi pada 17 Juni lalu di Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan. Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur uang sebesar 76 juta rupiah. Polisi mengungkap, desakan ekonomi akibat utang pinjaman online yang menumpuk karena kebiasaan bermain judi online menjadi alasan utama pelaku nekat melakukan kejahatan tersebut.
Tak hanya merampas uang korban, pelaku juga bertindak brutal dengan menusuk kasir perempuan menggunakan gunting sebanyak 22 kali hingga korban mengalami luka parah. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Polisi telah mengamankan pelaku beserta barang bukti dan terus mendalami kasus tersebut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.
#Perampokan #Pelalawan #Riau #JudiOnline #Pinjol #Kriminal #PolresPelalawan
Baca Juga Uang Rp850 Juta Milik Agen Bank Dirampok, Pelaku Hamburkan Uang Saat Kabur | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/676007/uang-rp850-juta-milik-agen-bank-dirampok-pelaku-hamburkan-uang-saat-kabur-borgol
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/676056/terlilit-pinjol-dan-judi-online-guru-honorer-rampok-kasir-di-pelalawan-berut