Menjalani karier balap internasional di benua Eropa mengharuskan pebalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, untuk melakukan proses adaptasi yang masif. Bukan hanya soal menaklukkan karakter sirkuit baru yang asing, melainkan juga bagaimana bertahan hidup dan berkomunikasi di lingkungan paddock kejuaraan dunia.