Pemerintah telah menjalankan program Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin dan rentan, dengan sekitar 15 ribu siswa terdaftar dan rencana rekrutmen 5.000 guru tambahan. Namun sejak Juli 2025, sekitar 10% guru mengundurkan diri dan ratusan siswa keluar, sehingga muncul pertanyaan soal kesiapan program dan tantangan di lapangan.