JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menyoroti penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah.
"Ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden. Kami ditelepon Beliau, disampaikan, 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?' Saya katakan kepada Beliau ini anomali," ujar Amran dalam konferensi pers usai menghadap Presiden Prabowo di Istana, Jakarta, Kamis, (18/6/2026).
Lebih lanjut, Amran mengatakan Presiden meminta seluruh pelaku usaha untuk tidak merugikan petani sawit, khususnya petani plasma.
"Ada petani plasma itu 15 juta. Dengan seluruh keluarganya diperkirakan 30 juta orang. Kita harus, sesuai arahan Bapak Presiden, berpihak pada petani plasma sawit," ungkap Amran.
Ia menambahkan bahwa pihaknya kemudian mengirimkan surat kepada Kapolri untuk menindaklanjuti temuan sebanyak 274 pabrik kelapa sawit belum melakukan penyesuaian Harga.
Baca Juga Mentan Amran Sebut Hilirisasi Perkebunan Rakyat Dipercepat, Garap 870 Ribu Hektare untuk Petani di https://www.kompas.tv/ekonomi/675655/mentan-amran-sebut-hilirisasi-perkebunan-rakyat-dipercepat-garap-870-ribu-hektare-untuk-petani
#mentan #sawit #presidenprabowo
Video Editor: Galih
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/675721/mentan-amran-ungkap-arahan-presiden-prabowo-soal-turunnya-harga-tbs-sawit