Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mengungkap sejumlah poin penting terkait penghentian perang, pembukaan kembali jalur energi global, hingga masa depan program nuklir Teheran.
Dokumen tersebut menyebut AS, Iran, dan sekutu masing-masing sepakat menghentikan operasi militer di seluruh lini konflik, termasuk Lebanon.
Kesepakatan awal ini juga membuka jalan menuju perundingan lanjutan selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan final.
Namun, sejumlah poin dalam MoU masih bergantung pada implementasi bertahap serta hasil negosiasi berikutnya.
Poin pertama MoU, AS dan Iran bersama sekutu masing-masing menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer.
Penghentian tersebut berlaku di seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon.
Kedua pihak juga berkomitmen untuk tidak memulai perang atau operasi militer baru, menahan diri dari ancaman maupun penggunaan kekuatan, menghormati integritas wilayah dan kedaulatan masing-masing negara.