:

AS Akui Gunakan Kecerdasan Buatan Grok Elon Musk dalam Konflik Iran

2 minggu lalu

Pemerintah Amerika Serikat mengakui kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) model Grok digunakan dalam serangan militer ke Iran. Hal itu berdasarkan sebuah dokumen hukum tertanggal 15 Juni 2026 yang berisi pernyataan Departemen Kehakiman AS. Dokumen itu membela turbin gas yang digunakan oleh pusat data raksasa perusahaan xAI. Turbin gas itu diketahui tengah menjadi sasaran gugatan lingkungan.

Untuk memperkuat argumen dokumen, jaksa federal juga menghadirkan Kepala Bidang AI Pentagon, Cameron Stanley untuk memberikan kesaksian terhadap penggunaan Grok. Lantas, bagaimana Grok digunakan dalam serangan ke Iran. Lantas, bagaimana Grok digunakan dalam serangan ke Iran?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Aditya Prityana Darmawan
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Musayadah Khusnul Khotimah
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah

Musik: Level - The Grey Room _ Density & Time

#Global #Perang ##cclabs ##DailyNews #Grok #SeranganASkeIran #GrokElonMusk #PerangIran

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke