Insiden anggota intel kepolisian yang diamankan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) usai aksi damai di Titik Nol Kilometer Yogyakarta menjadi sorotan publik.
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menyoroti tugas intel untuk mencari informasi dan data untuk diberikan ke pimpinan. Namun, apakah kehadiran intel ini membungkam kebebasan demokrasi di ruang kampus?