Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong angkat bicara menanggapi kritik yang dilontarkan oleh elemen mahasiswa, termasuk eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Gerindra menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik, namun memberi peringatan keras terkait batasan etika dan adab dalam menyampaikan pendapat.
Bahtra menyatakan, meskipun Presiden Prabowo sangat egaliter dan terbuka terhadap masukan dari tokoh maupun mahasiswa, setiap kritik yang dilemparkan ke ruang publik wajib berbasis pada data dan fakta yang valid.
Ia menegaskan, budaya ketimuran Indonesia harus tetap dijunjung tinggi agar tidak terjebak dalam aksi saling menjatuhkan.
"Tentunya kita ingin agar kualitas demokrasi kita makin baik. Jadi tidak semestinya melontarkan pendapat-pendapat yang dianggap melakukan penghinaan. Mestinya kita hindari soal itu," ujar Bahtra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Penulis Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Nurista Sari
#politik #prabowosubianto #tiyoardianto #pemerintah #BEMUGM #UGM #vjlab