Dibukanya Selat Hormuz dalam poin kesepakatan damai Iran-Amerika Serikat tidak lantas melenyapkan zona bahaya ranjau laut di perairan ini. Keberadaan ranjau laut masih jadi "momok" bagi kapal-kapal yang melintasi jalur ini.
Membuka blokade Selat Hormuz bukan satu-satunya pekerjaan yang harus dilakukan usai perang Iran vs AS dihentikan, tetapi menyingkirkan ranjau laut adalah pekerjaan yang paling berat dan berbahaya.
Keberadaan ranjau laut di perairan ini tak sekadar mengganggu pelayaran, tetapi juga membahayakan kapal dan para awaknya saat melintasi kawasan ini. Sebab, sedikit saja guncangan dari kapal yang melintas, ranjau-ranjau ini bisa meledak.
Lantas, seberapa besar bahaya ranjau laut yang dipasang Iran di bawah Selat Hormuz? Bagaimana cara menyingkirkannya?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Mission - Anno Domini Beats
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/06/17/141100670/ranjau-masih-betebaran-di-selat-hormuz-seberapa-mematikan-dampaknya-
#Global #Perang #Iran #AmerikaSerikat #SelatHormuz #RanjauLaut #PerangIran #PembersihanRanjauSleatHormuz