JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menilai persoalan dalam program MBG tidak mungkin diselesaikan dalam waktu singkat mengingat kompleksitas yang dihadapi.
Meski demikian, Eddy menilai langkah evaluasi yang saat ini dilakukan pemerintah sudah mulai menunjukkan hasil. Eddy menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah memperkuat pengawasan program.
Selain pengawasan, pemerintah juga tengah melakukan penyesuaian sasaran penerima manfaat agar program lebih tepat guna.
Meski mengakui perlunya evaluasi besar-besaran, Eddy menegaskan MBG tidak boleh dihentikan karena menyangkut kebutuhan masyarakat yang selama ini merasakan manfaat langsung.
"Tetapi jangan lupa, ini adalah haknya anak-anak, ibu-ibu yang akan menerima MBG ini, dan jangan sampai dihentikan,” ungkapnya.
Namun pandangan berbeda disampaikan MBG Watch, Media Wahyudi Askar.
Menurutnya, jika MBG memang ditujukan untuk mengatasi stunting, maka distribusi program saat ini belum mencerminkan kebutuhan riil di lapangan.
Berdasarkan data yang dimilikinya, Media mempertanyakan narasi bahwa MBG saat ini sepenuhnya berorientasi pada penanganan stunting.
Ia menilai persoalan mendasar bukan sekadar jumlah SPPG, melainkan ketepatan lokasi pembangunan program.
Menurut Media, kebutuhan masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T juga sangat beragam dan tidak selalu dapat diselesaikan hanya dengan pembangunan SPPG.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/PwPM3-CDZPI
#mbg #makanbergizigratis #prabowo
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/675490/mbg-watch-pertanyakan-efektivitas-mbg-atasi-stunting-ini-respons-pan-satu-meja