PURWAKARTA, KOMPAS.TV - Penemuan jenazah seorang pejabat Pemerintahan Kabupaten Purwakarta, di rumahnya, menggegerkan publik.
Korban ditemukan mengenaskan, seorang diri di dalam kamarnya dengan sejumlah luka di tubuh.
Misteri kematian pejabat ini menuai tanda tanya. Sejumlah barang bukti mencurigakan ditemukan di lokasi, namun tak ada harta benda yang hilang.
Dugaan korban dibunuh, masih didalami polisi.
Yogi Saleh, pejabat Pemerintahan Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas di rumahnya pada Minggu (14/6/2026) malam oleh sang istri.
Sebelumnya, istri Saleh pamit meninggalkan rumah bersama sang anak dan ibu mertua, untuk menghadiri acara wisuda.
Saat pulang ke rumah malam harinya, ia menjumpai rumahnya dalam kondisi gelap dan terkunci.
Sempat menggedor-gedor rumah, namun tak ada respons, sang istri pun masuk ke dalam rumah melalui jendela.
Namun, saat menuju kamar ia menemukan sang suami telah tergeletak tak bernyawa di dalam kamar.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di kamar dengan sejumlah luka.
Selain bekas luka, polisi juga menemukan sejumlah memar di tubuh korban.
Penemuan ini semakin menambah kompleksitas penyelidikan.
Di hari korban ditemukan tewas, tetangga tidak melihat dan mendengar hal yang mencurigakan.
Keseharian korban yang sibuk dengan pekerjaannya, membuat korban jarang bergaul dengan warga, dan dikenal tertutup.
Saat kejadian, tetangga tak mendengar teriakan maupun minta tolong.
Keluarga menilai ada sejumlah kejanggalan dalam kasus kematian ini.
Mulai dari sejumlah luka di tubuh korban, maupun penemuan sejumlah barang bukti yang mencurigakan di sekitar lokasi.
Keluarga masih menunggu hasil resmi hasil autopsi yang dilakukan polisi.
Baca Juga Polisi Sampaikan Dugaan Penyebab Tewasnya Pejabat Pemkab Purwakarta, Bakal Periksa HP Korban di https://www.kompas.tv/regional/675340/polisi-sampaikan-dugaan-penyebab-tewasnya-pejabat-pemkab-purwakarta-bakal-periksa-hp-korban
#pemkab #purwakarta #tewas
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/675471/teka-teki-tewasnya-pejabat-pemkab-purwakarta-ini-temuan-janggal-di-tkp-berut