Kesepakatan damai yang bakal ditandatangani pada Jumat, 19 Juni 2026, dinilai malah menguntungkan Iran dan berpotensi merugikan Amerika Serikat. Al Jazeera dan The Wall Street Journal menyebut, setidaknya ada dua kemungkinan Iran tuai untung besar dari kesepakatan geopolitik ini.
Antara lain, adanya potensi dana investasi sebanyak 300 miliar dollar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 5.300 triliun, yang akan segera mengalir masuk ke Teheran. Sementara media Wall Street Journal menambahkan kemungkinan lain, yaitu minyak mentah Iran akan kembali secara resmi dijual tanpa sanksi di pasar global.
Soal dana investasi fantastis ini, langsung membuat Donald Trump dan jajarannya sibuk memberikan klarifikasi kepada publik. Sejumlah pihak menilai Trump yang frustrasi bahkan rela menggadaikan ambisi nuklirnya dengan dana tiga ratus miliar dolar tersebut.
Lantas, bagaimana Iran menanggapi hal ini, dan apakah benar Amerika Serikat rela menukarkan penghentian perang dengan minyak dan dana fantastis?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #konflik ##kompascomlab #ASvsIran #PerjanjianDamai #MiliterIran
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi