KOMPAS.TV – Unjuk rasa menolak penggusuran dan relokasi pedagang kaki lima es kelapa di depan Kantor DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berlangsung ricuh. Massa yang berusaha masuk ke area kantor DPRD terlibat saling dorong dengan petugas Satpol PP.
Kericuhan terjadi saat pengunjuk rasa dari Aliansi Pekalima Melawan mencoba memaksa masuk ke kantor sementara DPRD Kota Makassar pada Rabu siang. Namun upaya tersebut dihalau oleh petugas Satpol PP yang berjaga di pintu gerbang.
Aksi saling dorong pun tidak terhindarkan. Situasi baru mereda setelah aparat kepolisian turun tangan untuk menenangkan dan melerai kedua belah pihak.
Unjuk rasa yang diikuti Aliansi Pekalima Melawan bersama para pedagang kaki lima Es Kelapa Rotterdam ini digelar sebagai bentuk penolakan terhadap rencana penggusuran dan relokasi pedagang.
Dalam aksinya, massa juga meletakkan buah kelapa di tengah jalan sebagai simbol protes. Mereka meminta Ketua DPRD Kota Makassar memfasilitasi rapat dengar pendapat yang melibatkan perwakilan pedagang kaki lima, Aliansi Pekalima Melawan, serta instansi terkait guna mencari solusi atas persoalan tersebut.
#Makassar #DPRDMakassar #PKL #PedagangKakiLima #Demo
Baca Juga Lengkap dengan Atribut, Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Jakarta Pusat | IU di https://www.kompas.tv/regional/675388/lengkap-dengan-atribut-massa-pendukung-program-mbg-berkumpul-di-jakarta-pusat-iu
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/675393/demo-tolak-penggusuran-pkl-di-dprd-makassar-ricuh-massa-dan-satpol-pp-saling-dorong-iu