Pemerintah kembali menghidupkan program kompor listrik dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp 815,6 miliar untuk tahun 2027. Program ini ditargetkan menjangkau 2 hingga 5 juta rumah tangga secara bertahap hingga 2029 sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor yang selama ini membebani anggaran negara. Selain pemberian insentif, pemerintah juga berencana meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah yang menjadi sasaran program.
Namun, kebijakan ini kembali memunculkan polemik karena sebelumnya sempat ditolak masyarakat dan dihentikan pada 2022. Banyak pihak mempertanyakan kesiapan infrastruktur listrik yang masih sering mengalami pemadaman, sementara sebagian besar rumah tangga juga belum memiliki daya listrik yang memadai untuk menggunakan kompor induksi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati Narator: Arini Kusuma Jati Video Editor: Arini Kusuma Jati Produser: Arini Kusuma Jati