JAKARTA, KOPAS.TV - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian memaparkan kondisi ketahanan pangan nasional sekaligus langkah pemerintah menghadapi musim kemarau dan potensi El Nino pada 2026.
Kementan menyebut Indonesia berhasil meningkatkan produksi beras sekitar 4 juta ton dengan stok nasional mencapai 5,3 juta ton.
Capaian tersebut didukung berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari perbaikan distribusi pupuk subsidi, penetapan harga gabah yang menguntungkan petani, optimalisasi lahan, program cetak sawah, hingga penguatan irigasi dan perpompaan.
Untuk mengantisipasi kekeringan, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi seperti distribusi puluhan ribu pompa air, penyediaan benih tahan kering, pemetaan wilayah rawan kekeringan, serta optimalisasi waduk dan embung. Kementan juga mengimbau petani untuk tidak menunda masa tanam dan memanfaatkan teknologi pertanian agar produktivitas tetap terjaga.
Di tengah melimpahnya stok beras nasional, Kementan mengungkapkan sejumlah negara tetangga, termasuk Malaysia, telah menyampaikan permintaan impor beras dari Indonesia. Pemerintah saat ini masih mengkaji berbagai aspek sebelum mengambil keputusan terkait ekspor beras tersebut.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/675364/sekjen-kementan-stok-beras-ri-tembus-5-3-juta-ton-malaysia-mulai-minta-pasokan-dari-indonesia