KOMPAS.TV - Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) merespons unjuk rasa mahasiswa yang terjadi di sejumlah wilayah terkait tuntutan perbaikan kondisi ekonomi.
Bakom RI menegaskan bahwa sejak awal masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah telah berfokus pada upaya pengendalian dan penghematan belanja negara, termasuk penghentian pemborosan anggaran serta peningkatan efisiensi fiskal.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, dalam pernyataan tertulis menyampaikan bahwa Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap berbagai pos belanja yang dinilai tidak mendesak dan tidak esensial.
Menurut Bakom RI, kebijakan efisiensi tersebut diklaim telah menghasilkan penghematan anggaran negara hingga sekitar 300 triliun rupiah.