:

ICW Bongkar Jejak Politisi di MBG, Siapa Aktor Politik di Balik 102 Yayasan? | DIPO

5 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penetapan sejumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis atau MBG dinilai belum cukup untuk menyelesaikan persoalan yang membelit program unggulan pemerintah tersebut. 

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai persoalan MBG tidak hanya berkaitan dengan dugaan korupsi, tetapi juga menyangkut tata kelola dan potensi kepentingan politik dalam pelaksanaannya. 

Kepala Divisi Advokasi ICW, Egi Primayogha, menyebut ada dua persoalan mendasar yang harus dibenahi. 

Menurut Egi, persoalan tata kelola terlihat dari minimnya transparansi dan akuntabilitas program. 

Sementara dari sisi politik, ICW menilai program MBG berpotensi digunakan untuk memperluas dukungan politik. 

Egi menegaskan, pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional saja tidak akan cukup jika akar persoalan tersebut tidak diselesaikan. 

Dalam penelitian bertajuk Ada Siapa di Balik MBG?, ICW mengaku melakukan penelusuran terhadap lebih dari 200 yayasan yang menjadi mitra program MBG.

Hasilnya, sebanyak 102 yayasan disebut memiliki afiliasi dengan berbagai aktor berpengaruh.

Temuan ICW menunjukkan 28 yayasan terafiliasi dengan partai politik, 18 yayasan dengan pebisnis swasta, 12 yayasan dengan birokrasi pemerintahan, 9 yayasan dengan kelompok relawan atau organisasi pendukung Pilpres 2024, hingga sejumlah yayasan yang terhubung dengan unsur militer, mantan penyelenggara negara, serta individu yang pernah tersangkut kasus korupsi. 

 

Bagaimana menurut Anda? 

Selengkapnya saksikan di sini: 

https://youtu.be/mCMbKPKuKNA 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/675239/icw-bongkar-jejak-politisi-di-mbg-siapa-aktor-politik-di-balik-102-yayasan-dipo

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke