:

Korupsi MBG: Dapur Bengkak, Negara Rugi Rp 12 T, Pemerintah Fokus Benahi Tata Kelola Program | DIPO

5 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sebagai tersangka dugaan korupsi, berbagai kelompok masyarakat mulai mempertanyakan tata kelola program unggulan pemerintah tersebut.  

Pada 10 Juni 2026, Koalisi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam MBG Watch menggelar aksi di depan kantor Badan Gizi Nasional di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Aksi tersebut berlangsung tepat sepekan setelah pengungkapan kasus dugaan korupsi MBG oleh Kejaksaan Agung.

Dua hari kemudian, mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BMP Universitas Indonesia juga turun ke jalan menyuarakan kritik terhadap pelaksanaan program MBG melalui aksi demonstrasi.

Gelombang protes tidak hanya terjadi di Jakarta. Kritik terhadap pelaksanaan program MBG juga muncul di sejumlah daerah.

Di tengah tekanan publik yang terus membesar, Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, Nanik S. Deyang, mulai menyiapkan langkah pembenahan.

Nanik yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 8 Juni 2026 menggantikan Dadan Hindayana menyebut fokus utama perbaikan berada pada aspek efisiensi, penataan penerima manfaat, serta pengawasan dapur MBG.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, juga mengungkap adanya ketidaksesuaian antara target dan realisasi pembangunan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

 

Menurut Zulkifli Hasan, pemerintah semula menargetkan pembangunan 21 ribu dapur MBG.

Namun jumlah yang terdata kini mencapai 27.877 titik atau lebih banyak sekitar 6.800 dapur dari target awal.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap pembengkakan anggaran.

Zulkifli Hasan mengatakan satu bulan ada pengeluaran lebih dari 1 triliun rupiah. Artinya, dalam setahun ada pemborosan sekitar 12 triliun rupiah. 

Di tengah upaya perbaikan tata kelola, muncul pula isu mengenai keterlibatan pihak-pihak lain dalam pengelolaan program MBG.

Salah satu tersangka kasus dugaan korupsi MBG, Sonny Sonjaya, mengajukan diri sebagai justice collaborator kepada Kejaksaan Agung.

Sonny disebut mengklaim mengetahui adanya sejumlah nama besar yang diduga terkait dalam tata kelola SPPG.

Meski hingga kini belum ada nama yang secara resmi diungkap kepada publik, isu tersebut memunculkan berbagai respons.

Salah satunya datang dari Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman yang membantah kabar mengenai kepemilikan dapur MBG. 

 

Bagaimana menurut Anda? 

Selengkapnya saksikan di sini: 

https://youtu.be/mCMbKPKuKNA 

 

#mbg #korupsi #kebijakan

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/675237/korupsi-mbg-dapur-bengkak-negara-rugi-rp-12-t-pemerintah-fokus-benahi-tata-kelola-program-dipo

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke