JAKARTA, KOMPAS.TV - Dugaan “main mata” anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat usai eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana bersama dua eks wakil kepala BGN yaitu Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, serta dua pihak swasta lainnya ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola MBG.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, salah satu tersangka yaitu Sony Sonjaya menyebut adanya puluhan “nama-nama besar” yang diduga turut terlibat dalam dugaan kasus korupsi tata kelola program MBG. Lalu seberapa besar skandal yang sebenarnya terjadi?
Jurnalis KompasTV, Dipo Nurbahagia menelusuri secara langsung Kawasan Industri Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk menginvestigasi keberadaan 21.801 unit motor MBG dengan nilai pengadaan sekitar Rp 1 triliun, yang diduga jadi salah satu temuan korupsi BGN.
Bagaimana kondisi dan nasib aset negara yang menelan anggaran besar ini di tengah pengusutan dugaan korupsi tata kelola program MBG?
Fakta mengejutkan lain Dipo temukan saat mendatangi kantor Badan Gizi Nasional dan bertemu sejumlah pemasok dapur MBG dari Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang mengaku belum menerima pembayaran atas barang yang telah mereka salurkan.
Lalu mengapa masih ada pemasok yang mengaku belum dibayar di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan negara?
Sementara itu, jauh sebelum kasus dugaan korupsi ini terkuak, Indonesia Corruption Watch (ICW) mendeteksi ratusan yayasan mitra MBG diduga memiliki keterkaitan dengan orang-orang dekat pejabat.
Bersama Ketua Divisi Advokasi ICW, Egi Primayogha, Dipo membedah dugaan konflik kepentingan yang menggelayuti pelaksanaan program MBG.
Saksikan Dipo Investigasi, episode Bongkar Skandal Korupsi MBG! Tayang Senin, 15 Juni 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#mbg #korupsi #kebijakan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/675229/full-sony-sonjaya-sebut-nama-besar-di-balik-korupsi-mbg-siapa-lagi-terjerat-skandal-dipo